CaraMenghilangkan Bekas Lem Behel Tanpa Alat. CARA MELEPAS BEHEL & LEM BEHEL ,MANA LEBIH AMAN & MUDAH ? - YouTube. CARA MELEPAS BEHEL TANPA BIAYA - YouTube Cara Menghilangkan Lem Behel Sendiri Di Rumah - Berbagai Rumah. 9 Perawatan Gigi Berbehel Ini Harus Kamu Perhatikan. Haram Kalau Sampai Disepelekan! Dontforget to like, comment, share, and subscribe!Follow sosial media ⬇️Instagram : andriasafutriJangan lupa screenshoot bagian yang kalian suka dan masukin PasangLepas Behel Tidak Harus Ke Klinik Gigi,tapi sebaiknya di dokter gigi yah👍Cara ini saya coba hanya dikarenakan pandemic _____ Caramelepas behel yang benar. Cara melepas behel yang benar adalah dengan mengikuti langkah yang telah disesuaikan dengan standar operasional prosedur di dokter gigi, seperti berikut: 1. Persiapan melepas behel. Sebenarnya tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan sebelum melepas behel, tapi ada baiknya jika Anda memperhatikan hal-hal Berikutadalah Cara melepas Behel dan sisa lem dengan Mudah dan tanpa biaya Klinik alias gratis asalkan punya alat yang saya pakai,. Tidak usah khawatir untu 1GzWbsi. - Memasang behel merupakan salah satu cara untuk memperbaiki tampilan gigi agar lebih tertata rapi. Meski begitu, perlu diingat bahwa pemasangan behel atau kawat gigi harus dilakukan oleh pihak yang profesional. Belum lama ini, video seorang wanita yang nekat memasang behel di rumah menjadi viral. Video yang awalnya diunggah di TikTok tersebut juga dibagikan kembali lewat Twitter AREAJULID. "Tutorial pasang behel sendiri di rumah," tulis keterangan dalam video yang sudah ditonton lebih dari 900 ribu kali tersebut. Pada video tersebut, tampak seorang wanita yang memasang alat untuk menahan mulut tetap terbuka. Ia kemudian memulai proses memasang behel seperti membersihkan gigi hingga melekatkan behel dengan lem dan mengeringkannya. Baca Juga Celine Evangelista Kekeuh Paksa Stefan William Kembali ke Rumah, Celine Biarin Aja Dia Bahagia dengan Hidup dia, Tapi... Di akhir video, ia pun memamerkan giginya yang tampak dipasangi behel warna merah muda dan hitam. Meski tidak dijelaskan secara rinci, video tutorial memasang behel sendiri tersebut panen kritikan. Tak sedikit yang cemas jika aksi tersebut ditiru orang lain. Viral Tutorial Pasang Behel Sendiri di Rumah chandr87"Temen gue pasang behel ke dokter abal-abal, meninggal gara-gara kena tumor di gusi. Gara-gara kawatnya nggak steril," tulis salah satu komentar memperingatkan. "Hati-hati ya, giginya jangan sembarang pakai behel. Hargai juga dokter gigi yang susah-susah, lama menuntut pendidikan biar bisa jadi dokter gigi." "Gila bahaya banget ngorbanin risiko demi fashion," tambah komentar lainnya. Baca Juga Sedot Lemak? Amanda Manopo Kembali Main Tiktok, Pipinya Disebut Menciut, Netter Agak Tirus Sekarang "Buat temen-temen, kalau emang nggak mampu menggunakan behel apalagi buat gaya-gayaan, mending jangan. Soalnya emang bahaya. Sebagai mahasiswa kedokteran gigi nangis saya liat kayak gini." "Behel itu hanya boleh dipasangan dokter gigi dengan pertimbangan medis!" tulis komentar lain yang kesal. Bagi Anda yang ingin memasang behel untuk merapikan gigi, jangan tiru aksi wanita satu ini. Sebaliknya, konsultasikan kondisi gigi lebih dulu ke dokter sebelum memutuskan memakai behel. Behel atau kawat gigi adalah salah satu alat ortodontik yang sering dipakai untuk memperbaiki posisi gigi yang tidak rata. Meskipun begitu, melepas behel sendiri di rumah tanpa alat bisa menjadi hal yang sulit dan berbahaya. Namun, jika kamu ingin mencoba melepas behel sendiri di rumah, berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan 1. Bersihkan Gigi dengan Baik Sebelum mencoba melepas behel sendiri di rumah, pastikan kamu membersihkan gigimu dengan baik. Gunakan sikat gigi dan pasta gigi untuk membersihkan gigi dan behel secara menyeluruh. Hal ini akan mempermudah kamu dalam melepas behel. 2. Gunakan Gagang Sendok Jika kamu ingin melepas behel sendiri, kamu bisa menggunakan gagang sendok sebagai alat bantu. Caranya, masukkan gagang sendok di antara gigi dan behel kemudian putar perlahan ke arah luar hingga behel terlepas dari gigi. Namun, ingatlah untuk melakukannya dengan hati-hati dan tidak terlalu keras agar tidak merusak gigi atau behel. 3. Gunakan Benang Gigi Jika gagang sendok terlalu sulit digunakan, kamu bisa mencoba menggunakan benang gigi sebagai alternatif. Caranya, masukkan benang gigi di antara gigi dan behel kemudian goyangkan perlahan hingga behel terlepas dari gigi. Namun, kamu harus hati-hati agar benang gigi tidak melukai gusi atau merusak behel. 4. Gunakan Pinset Jika gagang sendok dan benang gigi tidak berhasil, kamu bisa mencoba menggunakan pinset sebagai alat bantu. Caranya, gunakan pinset untuk memegang behel kemudian tarik perlahan ke arah luar hingga behel terlepas dari gigi. Namun, kamu harus memastikan bahwa pinset yang digunakan steril dan tidak merusak behel atau gigi. 5. Jangan Paksa Jika kamu mengalami kesulitan dalam melepas behel sendiri di rumah, jangan memaksakan diri. Sebaiknya, segera konsultasikan ke dokter gigi atau ahli ortodontik untuk membantu melepas behel. Hal ini akan lebih aman dan menghindari risiko kerusakan pada gigi atau behel. 6. Perhatikan Kesehatan Gigi Setelah berhasil melepas behel, pastikan kamu tetap memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Bersihkan gigi dengan baik, periksakan ke dokter gigi secara berkala, dan jangan lupa untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik. 7. Kesimpulan Melepas behel sendiri di rumah tanpa alat memang bisa menjadi hal yang sulit dan berbahaya. Namun, jika kamu ingin mencoba melepas behel sendiri di rumah, kamu bisa mencoba beberapa cara yang telah disebutkan di atas. Namun, kamu harus hati-hati dan tidak memaksakan diri agar tidak merusak gigi atau behel. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Unduh PDF Unduh PDF Setelah periode memakai behel yang panjang dan mungkin menyulitkan, sekarang Anda siap melepasnya. Dokter spesialis ortodontik Anda sudah mengatakan bahwa behel akan dilepas pada kunjungan berikutnya. Sebagai persiapan, cari tahu seperti apa proses melepaskan behel dan apa yang perlu dilakukan setelahnya. 1 Ketahui kapan behel akan dilepas. Anda harus tahu pasti kapan proses dilaksanakan agar bisa menyiapkan diri. Itu momen penting. Tidak ada waktu yang pasti, tetapi dokter akan memberi tahu jika memang sudah saatnya. Apabila Anda tidak yakin, silakan bertanya. Setelah mengetahui kapan, Anda bisa membaca cerita dari pengalaman orang lain.[1] Anda juga bisa mencari video prosedur melepaskan behel di internet. Ingat bahwa pengalaman setiap orang berbeda-beda. 2 Pahami bahwa pelepasan bisa saja ditunda. Meskipun dokter sudah mengatakan bahwa behel Anda akan dilepas pada kunjungan berikutnya, mungkin saja akan ada penundaan. Dokter hanya memberi perkiraan terbaik, bukan tanggal pasti. Ada kemungkinan gigi Anda bergeser tanpa diduga antara kunjungan bulan ini dan bulan berikutnya. Atau, pergeseran gigi belum cukup dan membutuhkan waktu lebih lama dengan behel.[2] Satu atau dua minggu sudah bisa membuat perbedaan besar pada hasil akhir. Jika ini terjadi, jangan hilang semangat. Behel pasti akan dilepas pada waktu yang tepat. 3 Pastikan Anda menjaga kebersihan gigi. Sepanjang memakai behel, Anda harus menjaga kebersihan gigi dan mulut. Tampilan gigi tanpa behel akan ditentukan oleh seberapa baik Anda merawatnya.[3] Jika gigi tidak dirawat, Anda mungkin akan melihat tartar berwarna kuning di gigi.[4] Jangan kendurkan rutinitas membersihkan gigi ketika pemakaian behel hampir berakhir. 4Potret mulut Anda. Cobalah memotret hari-hari terakhir pemakaian behel sebagai kenang-kenangan. Anda dapat menggunakannya sebagai foto "sebelum" dan bandingkan dengan foto setelah behel dilepas. Pemakaian behel bukanlah perkara biasa, begitu juga melepaskannya. Jadi, dokumentasikan transisi hidup yang satu ini. Iklan 1 Ketahui berapa lama waktu yang diperlukan. Tidak ada durasi waktu yang pasti untuk melepas behel. Namun, satu hal yang boleh Anda yakin, prosesnya jauh lebih cepat daripada pemasangan.[5] Mungkin keseluruhannya membutuhkan sekitar satu jam, termasuk melepas behel, pembersihan, dan tindakan lain.[6] Pelepasan behel hanya membutuhkan beberapa menit.[7] Setelah behel dilepas, ada tindakan lain yang harus dilakukan dokter. 2 Ketahui bagaimana behel akan dilepaskan. Untuk melepas behel, dokter menggunakan tang khusus untuk mencopot behel satu per satu agar terpisah dari gigi. Biasanya, behel akan tetap utuh dan proses ini diulangi sampai semuanya dicopot. Beberapa jenis behel keramik didesain agar patah ketika dilepas dari gigi.[8] Jika Anda mendengar suara pecah atau suara aneh lainnya, itu normal. Jangan khawatir jika terdengar suara seperti itu. Dokter juga akan melepas kawat yang menghubungkan behel di tiap gigi.[9] Anda akan merasakan tekanan ketika behel atau kawat dilepas, tetapi rasa sakitnya hanya sedikit atau tidak ada.[10] 3 Bersiaplah untuk pembersihan. Setelah behel terlepas, ada sisa-sisa lem atau plester yang menempel. Dokter harus membersihkannya dengan alat khusus. Biasanya, proses ini tidak lebih dari lima menit, tergantung berapa banyak lem yang menempel di gigi.[11] Mungkin akan timbul rasa ngilu saat proses ini, tergantung sensitivitas gigi. Anda mungkin tidak sabar ingin melihat gigi yang baru, tetapi bersabarlah. 4 Ketahui bahwa dokter akan membuat cetakan untuk penahan gigi Anda. Setelah behel dilepas dan gigi dibersihkan dari lem, dokter biasanya akan membuat cetakan untuk penahan. Hampir semua orang yang sudah melepas behel harus memakai penahan lebih dahulu.[12] Ada beberapa kasus yang membutuhkan penahan permanen. Artinya, dokter akan mengikatkan kawat logam atau kaca serat di belakang barisan gigi. Dokter mungkin mulai membuat cetakan untuk penahan sekitar satu minggu sebelum behel dilepas.[13] Atau, cetakan dibuat pada minggu berikutnya. Iklan 1 Bersiaplah memakai penahan untuk sementara. Jangan kaget apabila dokter mulai mengukur gigi untuk membuat penahan. Penahan sangat penting untuk mempertahankan gigi di posisi baru, dan ada banyak dokter menyarankan pemakaian penahan selama bertahun-tahun setelah behel dilepas.[14] Akan tetapi, waktu pemakaian bervariasi dari orang ke orang.[15] Penahan gigi harus dirawat Perawatan termasuk membersihkan dengan baik dan menjaganya agar tidak hilang. Pastikan Anda memakai penahan seperti yang dianjurkan atau seluruh proses pemakaian behel akan sia-sia.[16] 2 Biasakan diri dengan penahan. Anda mungkin butuh waktu dan kesabaran untuk terbiasa memakai penahan, tetapi ini merupakan bagian penting dalam metode meluruskan gigi. Penahan mungkin terasa aneh di mulut, dan membuat Anda sulit bicara atau jadi cadel.[17] Cara terbaik untuk membiasakan diri adalah sering-sering berbicara dan bernyanyi. Setelah beberapa hari latihan seperti ini, cadel akan menghilang.[18] Jika Anda merasa air liur jadi berlebihan, jangan khawatir. Itu adalah bagian proses adaptasi yang akan hilang dalam beberapa hari.[19] Pastikan Anda memakai penahan sesuai petunjuk dokter. Setelah beberapa lama, Anda hanya perlu menggunakannya pada malam hari. 3 Rawat gigi setelah behel dilepas. Jangan langsung mencari makanan kenyal yang tidak bisa dimakan ketika masih memakai behel. Biarkan gigi Anda beradaptasi dan pulih lebih dahulu. Bicaralah dengan dokter tentang cara perawatan gigi setelah behel dilepas. Jika Anda mematuhi petunjuk dokter, gigi akan semakin baik, dan Anda akan bisa meninggalkan penahan dengan lebih cepat.[20] Enamel yang baru terekspos akan sangat sensitif dan kering. Jadi, tunggulah setidaknya satu bulan sebelum melakukan perawatan memutihkan gigi.[21] Konsultasikan dengan dokter tentang cara yang aman memutihkan noda di gigi akibat pemakaian behel.[22] Ada banyak cara memutihkan gigi, termasuk perawatan rumahan yang tidak menggunakan bahan kimia. 4 Ketahui bahwa Anda harus terus mengunjungi dokter gigi. Anda harus berkunjung secara teratur setelah behel dilepas dan selama memakai penahan.[23] Dokter akan memeriksa untuk memastikan bahwa senyum dan susunan gigi Anda tetap sempurna. Buat janji kunjungan untuk beberapa minggu setelah behel dilepas. Iklan Bersihkan penahan di pagi dan malam hari. Jika tidak dibersihkan, penahan akan mulai bau. Bersiaplah untuk sering tersenyum dan menampakkan gigi setelah behel dilepas. Rawat penahan gigi karena akan butuh banyak uang untuk menggantinya. Jadi, jangan membungkus penahan dalam tisu karena bisa saja tak sengaja terbuang. Letakkan penahan dalam wadahnya sebelum Anda makan. Iklan Peringatan Jika Anda tidak memakai penahan, gigi akan kembali ke susunan semula. Fungsi penahan adalah menahan posisi gigi dan senyum baru Anda. Beberapa orang harus memakai penahan untuk beberapa lama. Jadi, bersiaplah. Diskusikan pro dan kontra berbagai tipe penahan gigi dengan dokter. Anda mungkin akan cadel ketika memakai penahan gigi. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?